Pertemuan pertama kami berdua terjadi pada usia 18 Tahun. Saat itu kami berkuliah dikampus yang sama dan bertemu pertama kali pada kegiatan pramuka yaitu penerimaan anggota baru. Namun saat itu kami masih berteman baik.
Singkat cerita tahun 2019 menjadi titik balik. Kami memulai pendekatan kurang lebih 4 bulan dan menutuskan untuk bersama. Namanya Bunga, seorang remaja Perempuan yang Manis. Dia adalah pendengar yang baik, dan partner yang telah bersama- sama melewati berbagai fase dengan ku. Banyak yang belum tau ,dia adalah perempuan pertama yang ku perkenalkan dengan orang tua dan seluruh keluarga besar ku. 6 Tahun bersama bukanlah waktu yang singkat, perjalanan panjang itu telah kami lewati bersama dan selama 3 Tahun belakangan, kami menjalani Hubungan LDR atau hubungan jarak jauh dengan tantangan yang berbeda dari sebelum nya. Dia kembali ke kota asal nya Luwu Timur, Desa Bantilang. Namun aku telah benar-benar membuktikan bahwa cinta sejati itu ada. Bunga yang aku pilih sejak awal untuk menjadi Istriku dan ibu dari anak-anak ku. Selama 6 Tahun bersama, berbagai Fase telah kami lewati bersama. Mulai dari menjadi anggota Pramuka yang bersama-sama mengemban amanah menjadi Sekretaris, KKN di tempat yang sama, mengerjakan Skripsi, bahkan wisudah di waktu yang sama. Lalu berpisah jarak untuk menggapai impian masing-masing.
Hingga pada fase kami tumbuh dewasa bersama. Puncak nya pada tanggal 12 Mei 2025, saya datang bersama orang tua dan keluarga besar untuk melamar-nya. Dengan penuh keyakinan memilih dia untuk menjadi teman hidup, untuk menjadi teman berbagi cerita seumur hidup, untuk menjadi ibu dari anak-anak ku kelak dan bersama-sama hingga tua sampai menjadi debu.
Percayalah, bukan karena bertemu lalu berjodoh, tapi karena berjodohlah maka kami dipertemukan, kami memutuskan untuk mengikrarkan janji suci pernikahan yang insya Allah di laksanakan tanggal 28 juni 2025, sebagaimana yang pernah dikatakan oleh Saydina Ali Bin Abi Thalib “Apa yang menjadi takdirmu akan menemukan jalannya untuk menemukanmu“.
A/n Nama Mempelai