Di sore Hari di bumi perkemahan pramuka, se titik rasa mulai tumbuh pada orang yang belum aku kenal baik, aku hanya sekedar tau tentang Dia karna sama2 berada di organisasi pramuka, berbagai acara pramuka telah aku lewati, dan tentunya sama halnya dengan Dia, Karna kami sama-sama aktif di organisasi pramuka.
semua berjalan seperti biasa, tapi tibalah di suatu Hari organisasi pramuka akan mengadakan sebuah acara bumi perkemahan, ya seperti halnya acara pramuka, semua kegiatan sudah di atur dan di jadwalkan sebelum-sebelum nya.
Di sore hari yang dingin saat semua acara hari itu sudah selesai, aku berjalan di antara tenda2 perkemahan, entah kenapa rasanya aku ingin duduk di atas batu di samping tenda dapur perkemahan, saat aku mendekati batu itu aku melihat seorang wanita yang sedang asik memotong sayuran( disclaimer dulu, momen ini sangat2 membekas dan ini momen paling aku ingat sampe hari dimana aku menulis kisah ini, mungkin momen ini terjadi kurang lebih 8 tahun yang lalu, momen ini akan aku ingat se umur hidupku) . Lalu aku duduk sambil melihat kawan2 lain yang sedang asik bercanda di kejauhan, awalnya aku hanya duduk dan sesekali menatap wanita itu, jarak kami berdua lumayan dekat, dia hanya asik dengan sayuran yang ada di hadapannya tanpa perduli pada sosok seorang pria hitam dekil dan banyak jerawat yang ada di dekatnya (pria itu adalah aku🥲), awalnya aku juga sama tidak terlalu memperhatikan nya aku hanya termenung menatapi alam sore itu, lama-lama aku menoleh sesekali kepada wanita itu, semakin menatapnya aku merasa sebuah hal aneh di hati ku yang tidak bisa aku ungkap dengan sebuah kata, aku menatap wajahnya makin dalam tanpa dia sadari, dia mungkin tau aku ada di dekat nya tapi saat itu aku bukan siapa-siapa 🥲 dan bukan orang penting di dalam hidupnya, setelah kejadian itu aku sering terfikir padanya, entah kenapa mungkin sebuah titik cinta mulai tumbuh di hati ku, tapi saat itu aku mencoba bersikap biasa saja, dan di acara pramuka ini kami memang semakin akrab sebagai teman satu organisasi, diam-diam aku mulai suka padanya dan mencoba mengakrabkan diri sebagai teman saja, dia juga orang yang baik hati dan suka menabung. (Heheheheh😂bercanda) tapi memang jujur dia orang baik dan ramah, setelah selesai acara bumi perkemahan itu, hari-hari seperti biasa pun aku jalani, ya seperti halnya anak sekolahan pagi berangkat sekolah, siangnya pulang ke musholla (btw saat sekolah aku enggak ngekos tapi tinggal di mushola sebagai garim, lumayan buat ngeringanin beban orang tua😇).
Suatu hari akan ada sebuah lomba pramuka, yaitu Perkemahan Pramuka Madrasah Daerah tingat Provinsi Se-Sumatera Barat tahun 2017 yang di adakan di Kayu Tanam tepatnya di Padang Pariaman, tapi yang berangkat hanya beberapa anggota saja, hanya orang-orang terpilih yang memang punya kemampuan di kepramukaan termasuk dia (aku gak termasuk ya karna gak bisa apa - apa cuman jadi anggota biasa saja🤭). Btw Kalau dia bilang sih aku itu danton yang gak jadi, Kenapa!? karena pernah disuatu ketika aku sudah sibuk ikut latihan sebagai danton Pramuka karena suatu hal aku mengundurkan diri🤭😁 sehingga gelar danton beralih ke anggota yang lain.
Beberapa hari sebelum keberangkatan, ada momen yang mungkin juga akan aku ingat selalu, saat itu pulang sekolah aku berjalan tepat di belakang nya, aku panggil dia dari belakang,
🥸: Netiii (namanya)
Dia menoleh kebelakang dan segera mendekatinya, kami berjalan beriringan dan tanya.
🥸: Kamu ikut lomba ya?
🧕: Iya! Kenapa?
🥸: Aku nanti mau di bawain oleh2 ya (jawabku sambil tertawa)
🧕: Oke aman (jawabannya juga sambil tersenyum)
🥸: Tapi oleh-olehnya harus spesial ya😄
🧕: Oke aman itu🙋♀️
Mulai dari pembicaraan singkat itulah aku sadar kalau aku benar-benar menyukainya.
Sejak pembicaraan itu aku bercerita kepada senior pramuka wanita yang satu kos dengan nya (namanya kak juwita & kak dewi), aku bilang kalau aku akan di bawakan oleh2 spesial sama si neti hairani, sejak saat itu para senior ini mulai mencomlangi kami.
Singkat cerita dia pulang dan ngasih oleh2 padaku, makin hari para senior sering mencomlangi kami karna oleh-oleh spesial itu, tapi ternyata dia tidak suka dan merasa kesal padaku karna hal itu, akupun gak berani untuk mendekati dia lagi. Tak terasa di penghujung kelas 3 Aliyah kita juga sudah sibuk dengan ujian akhir dan ujian nasional lainnya, kamipun sibuk dengan urusan masing-masing, sampai akhirnya hari perpisahan telah tiba semua anggota pramuka sibuk untuk sesi foto bersama, dimana disuatu moment itu aku minta foto sama dia sebagai kenang-kenangan.
Tamat Aliyah 2018 teman-teman yang lain sibuk untuk melanjutkan ke perguruan tinggi dan ada juga yang sibuk untuk mencari pekerjaan. Sama halnya dengan ku, aku merantau ke pulau jawa sedangkan Dia melanjutkan perkuliahan di Pulau Sumatera. Semenjak tamat kita sudah jarang komunikasi, karena sudah sibuk dengan dunia masing-masing.